Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

05 Juli 2008

Adakah Orang Lain Berdoa untuk Kita....

Siapakah / Adakah yang Akan Mendoakan Kita?

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di
RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah di sepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".

Dengan lembut si Malaikat berkata, "Anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu" .

Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".

Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu"

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan,tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat".

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang !

Dengan setengah bergumam dia bertanya,"Apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab si Malaikat, " Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik.
Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah".

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata,"Anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00".

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan.

"Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. "

"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu. "

Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain...
Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Terima kasih

Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya,tapi dari kekuatan hatinya.
Katakan ini dengan pelan, "Ya TUHAN saya mencintai-MU dan membutuhkan- MU, datang dan terangilah hati kami sekarang...! !!".
Selengkapnya.....

20 Mei 2008

Lima Belas Doa dan Janji Yesus Kepada St. Brigitta


Lima belas doa ini di sampaikan oleh Yesus kepada St. Brigitta dari Swedia di Gereja St. Paulus, Roma, karena sudah lama St. Brigitta ingin mengetahui, berapa banyak pukulan yang di derita Yesus selama masa sengsara-Nya. Pada suau hari, Yesus menampakan diri dan berkata:"Aku menerima 5840 pukulan pada tubuh-Ku. Bila kamu ingin menghormatinya, berdoalah 15 kali Bapa Kami dan 15 kali Salam Maria selama satu tahun berturut-turut. Bila tahun itu selesai, kau telah menghormati setiap luka-luka-Ku."

Doa-doa ini kemudian direstui oleh Paus Pius IX dengan harapan agar kita lebih menghayati masa sengsara Yesus.

Yesus juga memberikan janji-janji-Nya bila kita berdoa untuk mengenang sengsara-Nya.<


  1. Aku akan membebaskan 15 jiwa keturunanmu dari api penyucian.
  2. Lima belas jiwa keturunanmu akan dikuatkan dan dipelihara dalam rahmat.
  3. Lima belas pendosa keturunanmu akan di tobatkan.
  4. Siapa saja yang mengucapkan doa-doa ini akan mendapat kesempurnaan utama.
  5. Lima belas hari sebelum kematianmu, Aku akan memberikan tubuh-Ku, agar kamu terhindar dari kelaparan abadi. Aku akan memberikan darah-Ku untuk kamu minum agar kamu tidak haus selamanya.
  6. Lima belas hari sebelum kematianmu, kamu akan bertobat yang dalam bagi dosa-dosamu dan akan menyelaminya secara sempurna.
  7. Aku akan menempatkan di depanmu tanda salib-Ku yang gemilang, agar kamu dapat ditolong dan menangkis serangan-serangan musuhmu.
  8. Sebelum kematianmu, Aku akan datang bersama Bunda-Ku yang tercinta.
  9. Aku akan menerima jiwamu dengan kerahiman dan membimbingmu menuju kebahagiaan abadi.
  10. Dan setelah membimbingmu ke sana, Aku akan memberimu minuman istimewa dari pancuran keAllahan-Ku, sesuatu yang tidak Aku berikan kepada mereka yang tidak mengucapkan doa-doa-Ku ini.
  11. Ketahuilah, barang siapa telah hidup dalam keadaan dosa selama 30 tahun, tetapi mengucapkan doa-doa ini dengan sungguh-sungguh, maka Aku akan mengampuni dosanya.
  12. Aku akan melindungimu dalam pencobaan-pencobaan besar.
  13. Aku akan memelihara dan melindungi kelima panca inderamu.
  14. Aku akan melindungimu dari kematian tiba-tiba.
  15. Jiwamu akan dibebaskan dari kematian abadi
  16. Kamu akan mendapatkan segala sesuatu yang akan kamu minta dari Allah dan Bunda Maria.
  17. Jika selama hidupmu kamu telah berbuat sekehendak hati dan bila esok harinya kamu harus mati, maka hidupmu akan diperpanjang.
  18. Setiap kali mengucapkan doa-doa ini, kamu akan mendapatkan pengampunan 100 hari.
  19. Kamu akan dijamin menyertai paduan suara malaikat yang agung.
  20. Siapa saja yang mengajari doa-doa ini kepada orang lain, maka ia akan mendapatkan kebahagiaan dan jasa tidak henti-hentinya dan akan berlaku untuk selama-lamanya.
  21. Di mana doa-doa ini diucapkan atau diucapkan di masa yang akan datang, maka Allah akan hadir dengan rahmat-Nya.
Doa Pertama

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus Kristus, kebahagiaan abadi, kesukaan dan kesenangan bagi orang yang mencintai-Mu, penyelamat dan penghargaan semua pendosa, yang telah membuktikan bahwa bagi-Mu kesenangan terbesar adalah ada di tengah-tengah manusia sepenuhnya karena cinta akan mereka.

Ingatlah akan kesengsaraan yang telah Engkau derita, mulai dari kelahiran-Mu, terutama selama masa sengsara-Mu seperti yang telah ditetapkan dan diramalkan dalam rencana Ilahi sepanjang segala abad.

Ingatlah Tuhan, ketika pada Perjamuan Terakhir dengan rasul-rasul-Mu, Engkau telah membasuh kaki mereka, Engkau telah memberi Tubuh dan Darah-Mu yang tidak ternilai harganya dan pada saat yang sama Engkau telah meramalkan sengsara-Mu yang akan datang dan menghibur mereka yang akan Engkau tinggalkan.

Ingatlah duka kepahitan yang telah diderita jiwa-Mu dengan mengatakan:"Jiwa-Ku berduka bahkan sampai mati."

Ingatlah semua kekuatan, kepiluan dan derita yang Engkau alami sebelum disiksa di salib, ketika telah berdoa tiga kali, bermandikan peluh darah. Engkau dikhianati Yudas, murid-Mu, Engkau ditawan oleh orang-orang yang bangsanya telah Engkau pilih dan angkat, dituduh saksi-saksi palsu dan diadili secara curang oleh tiga hakim dalam kemekaran masa remaja-Mu dan selama masa Paskah yang khidmat.

Ingatlah juga pakaian-Mu dilucuti, diganti dengan pakaian penghinaan. Muka dan mata-Mu kabur, Engkau ditempeleng, dimahkotai duri dan tongkat ditaruh pada tangan-Mu. Engkau dihancurkan oleh pukulan-pukulan dan ditenggelamkan dalam penghinaan-penghinaan dan kekurangajaran.

Demi sengsara dan semua derita yang telah Engkau alami sebelum masa sengsara-Mu di salib, berilah aku tobat sejati, penyesalan yang sungguh-sungguh dan sempurna sebelum kematianku dan pengampunan atas semua dosaku. Amin


Doa Kedua

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, kemerdekaan sejati para malaikat, kebahagiaan surgawi, ingatlah akan kengerian dan kedukaan yang Engkau derita, ketika musuh-musuh-Mu seperti singa lapar mengelilingi-Mu dengan seribu macam penghinaan, meludahi, memukuli, melukai dan dengan kesadisan-kesadisan yang tak terbayangkan menyiksa-Mu dengan sengaja.

Demi kesadisan dan penghinaan kata-kata ini, aku mohon kepada-Mu, Penyelamatku, lindungilah aku dari musuh-musuhku, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan dan bawalah aku di bawah perlindungan-Mu ke keselamatan abadi. Amin


Doa Ketiga

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, pencipta surga dan bumi, yang tidak dapat dibendung maupun dibatasi, Engkau yang memegang dan melindungi dengan kuasa cinta-Mu. Ingatlah akan kesakitan hebat yang Engkau derita, ketika orang-orang Yahudi memaku tangan dan kaki-Mu dengan paku besar dan pukulan yang bertubi-tubi. Menganggap derita-Mu kurang besar untuk memuaskan kemarahan mereka, mereka memperbesar luka-luka-Mu dengan menambah kesakitan demi kesakitan yang tidak terpikirkan, merentangkan badan-Mu di salib, menarik-Mu, dan dengan demikian memutuskan otot-otot anggota badan-Mu.

Aku mohon kepada-Mu, Yesus, mengingat cinta sengsara di kayu salib ini, berilah aku rahmat untuk takut akan Dikau dan mencintai-Mu. Amin


Doa Keempat

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, cermin kemegahan abadi, ingatlah duka yang Engkau alami, ketika merenungkan dengan cahaya Ilahi-Mu, nasib orang-orang yang akan diselamatkan karena sengsara-Mu yang suci. Pada saat yang sama, Engkau melihat banyak orang berdosa yang akan celaka karena dosa-dosa mereka dan dengan pahit Engkau mengeluh bagi mereka yang tidak ada harapan dan yang celaka itu.

Demi lembah kerahiman dan belas kasihan ini dan terutama demi kebaikan yang Engkau perlihatkan kepada penjahat yang bertobat dengan berkata:"Hari ini juga engkau akan bersama-Ku di dalam surga." Aku mohon kepada-Mu, Yesus, agar Engkau mengampuniku di saat kematianku. Amin


Doa Kelima

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, tabib surgawi, diangkat tinggi, disalib untuk menyembuhkan luka-luka kami dengan luka-luka-Mu. Ingatlah akan luka-luka yang telah Engkau derita dan tubuh-Mu yang direnggangkan sedemikian rupa sehingga tidak ada derita melebihi derita-Mu.Dari kepala sampai kaki-Mu tidak ada bagian yang tidak tersiksa, meskipun demikian, dengan melupakan segala derita-Mu, Engkau tidak henti-hentinya berdoa kepada Bapa-Mu di surga dan berdoa untuk musuh-musuh-Mu dengan berkata:"Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan."

Demi pengampunan besar dan mengingat sengsara ini, berilah agar sengsara-Mu yang terpahit ini, kami dapat dipengaruhi untuk memperoleh tobat sempurna dan pengampunan atas dosa-dosa kami. Amin


Doa Keenam

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, Raja tercinta yang paling kurindukan, ingatlah derita-Mu, ketika ditelanjangi dan diperlakukan sebagai penjahat, diikat dan dinaikan ke atas salib, ketika semua kerabat dan teman-teman-Mu meninggalkan Engkau, kecuali ibu-Mu tercinta yang tetap tinggal bersama-Mu selama masa sengsara dan telah Engkau percayakan kepada murid-Mu yang setia, ketika Engkau berkata kepada Ibu Maria:"Ibu, inilah, anakmu!" dan kepada Yohanes:"Inilah ibumu!"

Aku mohon kepada-Mu, penyelamatku, demi tombak duka yang menusuk hati Bunda-Mu yang kudus, kasihanilah aku dengan segala kesalahan dan kekuranganku, baik jasmani maupun rohani dan tolonglah aku dalam segala pencobaanku dan terutama di saat kematianku. Amin


Doa Ketujuh

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, pancaran kerahiman yang tidak pernah padam yang dengan cinta berkata dari atas kayu salib:"Aku haus", telah menderita dahaga untuk menyelamatkan manusia.

Aku mohon kepada-Mu, Penyelamatku, agar menghidupkan di dalam hatiku api kerinduan untuk berbuat sempurna dalam segala tindakanku dan untuk memadamkan hawa nafsu akan kesenangan jasmani dan kerinduan akan barang-barang duniawi. Amin


Doa Kedelapan

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, keramahan hati, kesenangan rohani demi kepahitan cuka dan empedu yang Engkau cicipi di salib karena cinta kepada kami, berilah kami rahmat untuk menerima Tubuh dan Darah-Mu yang berharga dengan layak selama hidup kami dan di saat kematian kami. Semoga menjadi obat dan penghiburan bagi jiwa kami. Amin


Doa Kesembilan

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, kebajikan agung, sukacita rohani, ingatlah sengsara yang Engkau derita ketika di tenggelamkan ke dalam samudera kepahitan pada saat kematian-Mu, dihina oleh orang-orang Yahudi.Engkau berteriak dengan suara lantang:"Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"

Demi sengsara ini, aku mohon kepada-Mu, Penyelamat-Ku, janganlah tinggalkan aku di saat kengerian dan derita kematianku. Amin


Doa Kesepuluh

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, awal dan akhir segalanya, ingatlah bahwa karena kami, Engkau dilempar ke jurang sengsara, dari telapak kaki sampai ke ujung kepala-Mu. Mengingat luka-luka-Mu yang dihayati ini, ajarlah aku memelihara hukum-hukum-Mu karena cinta sejati, yang jalannya lebar dan mudah bagi yang mencintai-Mu. Amin


Doa Kesebelas

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, kerahiman yang dalam, aku mohon kepada-Mu, mengingat luka-luka-Mu yang menusuk sampai ke tulang sumsum dan ke dalam tubuh-Mu, agar menarik aku, pendosa celaka, yang diliputi dosa-dosa ini dan menyembunyikan aku dari kehadiran-Mu yang pantas murka itu. Sembunyikanlah aku ke dalam luka-luka-Mu, sampai kemurkaan-Mu yang adil itu berlalu. Amin


Doa Keduabelas

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, cermin kebenaran, lambang persatuan, mata rantai kemurahan, ingatlah akan luka-luka-Mu yang banyak itu yang menutupi-Mu dari kepala sampai ke kaki, dirobek dan menjadi merah karena cucuran darah-Mu yang suci itu. Sengsara mahabesar, yang Engkau derita dengan Tubuh-Mu yang murni itu demi kami. Yesus terkasih, segalanya Engkau lakukan demi kami.

Dengan mengingat sengsara-Mu secara setia, dengan buah sengsara-Mu yang diperbarui di hati kami, semoga tiap hari cinta-Mu bertambah di hatiku, sampai aku menemui-Mu untuk selama-lamanya.Engkau bendahara kebaikan sejati dan segala kesenangan, aku mohon kepada-Mu, untuk memberikannya kepadaku di surga. Amin


Doa Ketigabelas

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, Raja kekal yang tidak terkalahkan, ingatlah akan duka yang Engkau derita ketika kekuatan-Mu, baik rohani maupun jasmani, telah habis sama sekali. Engkau menundukan kepala-Mu dengan berkata:"Sudah selesai." Aku mohon kepada-Mu, Tuhan Yesus, ampunilah aku di saat kematianku, ketika hariku kacau dan jiwaku dalam kesusahan. Amin


Doa Keempatbelas

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, Putra tunggal Bapa, kemegahan dan rupa Ilahi-Nya, ingatlah akan kerendahan hati dan kesederhanaan jiwa-Mu, yang telah Engkau serahkan kepada Bapa-Mu yang kekal, dengan berkata:"Bapa ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku."

Dengan tubuh terluka dan dengan hati yang patah dan perut kerahiman-Mu terbuka untuk menyilih kami, Engkau wafat. Aku memohon kepada-Mu, hiburlah aku dan tolonglah aku dalam menyangkal setan, tubuh dan dunia, sehingga dengan mati terhadap dunia, aku hanya hidup untuk-Mu. Aku mohon kepada-Mu, di saat kematianku terimalah aku, musafir dan orang buangan yang telah kembali kepada-Mu ini. Amin


Doa Kelimabelas

Bapa Kami ...
Salam Maria ...

Yesus, ranting subur dan murni, ingatlah curahan darah yang telah Engkau tumpahkan dari tubuh-Mu yang suci itu, seperti sari anggur yang mengalir dari mesin pemerah. Di sisi-Mu yang ditusuk dengan tombak oleh serdadu, darah dan air mengucur sehingga tidak satu tetes pun yang tinggal pada tubuh-Mu. Dan akhirnya, sebagai segenggam dupa yang diangkat ke atas salib, tubuh-Mu layu, daging yang halus hancur, serta sumsum tulang-Mu mengering.

Demi sengsara yang pahit dan demi tumpahan darah yang tidak ternilai ini, aku mohon kepada-Mu, terimalah jiwaku dalam skratulmaut. Amin


Doa Penutup

Yesus terkasih, tusuklah hatiku, agar air mata tobat dan cinta akan menjadi makananku sehari-hari. Semoga tobatku hanya untuk-Mu, semoga hatiku merupakan tempat tinggal-Mu yang abadi. dan akhirnya, semoga hidupku demikian sempurna sehingga aku layak berada di samping-Mu di surga, dan di sana bersama para kudus, memuji-Mu untuk selama-lamanya. Amin

Selengkapnya.....

Google
 







 
 

HOT NEWs
from
UK-UAJY BLOG COMMUNITY



Akan dilangsungkan pernikahan
Sdr. BENDOL dengan Sdri. ROSA
Tanggal 25 MAY 2008 di BOYOLALI
diharapkan doa restu dan kedatangan teman-teman